Langkah-langkah Memilih Kata Kunci Yang Baik – Kata kunci atau keyword adalah
salah satu unsur terpenting dalam SEO. Penerapan kata kunci dalam setiap konten
bisa menjadi strategi terbaik untuk memasarkan website. Karena dengan adanya
kata kunci, pengguna internet bisa menemukan konten yang sedang dicari. Dengan
kata lain, sebuah website akan mudah
ditemukan bila memiliki konten yang relevan dengan kata kunci. Hal itu bisa
berdampak pada semakin tingginya traffic
website tersebut.
Akan tetapi, memperoleh kata kunci yang baik dan tepat tidaklah mudah, apalagi persaingan yang terjadi antar website saat ini sangat ketat. Untuk itu diperlukan trik-trik jitu dalam memilih kata kunci yang baik, seperti melakukan riset atau penelitian kata kunci dan bagaimana persaingannya di search engine.
Memilih Kata Kunci Yang Baik dan Tepat
Memilih kata kunci
yang baik tidak boleh sembarangan, blogger
harus melewati langkah-langkah riset atau penelitian terhadapnya.
Penelitian tersebut bisa dilakukan dengan memanfaatkan tool google trend atau keyword planner. Dari situ, blogger
akan mendapatkan kata kunci yang banyak dicari pengunjung internet. Selain
itu, kata kunci yang termuat dalam satu konten harus relevan dengan niche atau topik yang sedang dibahas.
Sebab, apabila tidak ada kesesuaian antara kata kunci dan isi konten akan
mengurangi nilai atau peringkat website di mesin pencari.
Meriset Kata Kunci
Di era modern ini, search engine sudah sangat pintar. Ia
dapat membantu blogger dan pengguna
internet dalam menemukan kata kunci. Terbukti ketika mereka menginputkan
kata-kata tertentu di form pencarian, akan muncul beberapa usulan kata kunci di
bawahnya (Google Autocomplete). Usulan-usulan keyword tersebut bisa dipakai blogger
untuk mengoptimasi kata kunci dan pengguna internet dalam menemukan
informasi.
Misalkan, pembaca ada di posisi seorang blogger dan ingin membahas “riset kata kunci”, maka keyword turunan yang umumnya diusulkan search engine, yaitu: “cara meriset kata kunci”, “tips riset kata kunci” atau “trik meriset kata kunci”. Selain mengandalkan Google Autocomplete, blogger dapat menerapkan tips-tips meriset kata kunci berikut:
- Memposisikan dirinya sebagai pengguna internet dengan mencari informasi menggunakan kata kunci yang dibuat sendiri. Blogger diharuskan memprediksi kata kunci apa yang akan diketikkan pengguna internet apabila ingin menemukan informasi tertentu. Misalnya: “bagaimana memilih kata kunci yang baik”, “cara memilih kata kunci yang baik” dan sebagainya.
- Mendaftar kata kunci yang ditampilkan di bagian bawah hasil pencarian (keyword LSI).
- Memanfaatkan Google Webmaster Tools untuk mendapatkan kata kunci yang tepat.
- Mencari bibit-bibit kata kunci yang terdiri atas satu hingga dua kata, misalnya hardware, software, komputer, gadget dan sebagainya apabila website membahas artikel seputar teknologi.
- Menggunakan http://ubersuggest.org untuk mencari long-tail keyword dengan memasukkan bibit kata kunci yang sudah dibuat. Copy dan paste semua keyword turunan yang ditampilkan ubersuggest ke dalam notepad.
Pada dasarnya,
meriset kata kunci bertujuan untuk mengetahui tingkat persaingan artikel di
setiap website. Semakin unik kata kunci tersebut, semakin baik untuk
meningkatkan traffic website.
Melakukan Penelitian Terhadap Jumlah Pencarian dan Persaingan
Sesudah menemukan
kata kunci yang baik dan relevan, blogger
masih perlu meneliti kepopulerannya. Kata kunci berkualitas memiliki jumlah
pencarian yang tinggi, tapi persaingannya rendah. Umumnya, pengguna internet
menggunakan 2-4 kata kunci yang diketikkan pada form pencarian. Jumlah tersebut
banyak digunakan blogger untuk
membuat kata kunci atau long-tail
keyword. Akan tetapi, semakin sedikit keyword
yang dipakai pengguna internet, persaingan antar website di SERP semakin
ketat. Oleh karena itu, sebelum menggunakan kata kunci yang telah didaftar, blogger harus:
- Mengetikkan kata kunci di form pencarian untuk mengetahui persaingan dari hasil SERP
- Menggunakan Google AdWords Keyword Planner, yaitu tool yang bisa menganalisis jumlah pencarian kata kunci. Blogger dapat meng-upload file notepad yang berisi daftar kata kunci untuk dianalisis dan men-downloadnya kembali dalam format .CSV.
- Menganalisis persaingan keyword dengan extensi browser, misalnya MozBar atau SEOQuake. Dengan memanfaatkan tool tersebut, blogger dapat melihat PageRank, Ranking Alexa, backlink dan masih banyak lagi dari website yang ada di hasil pencarian atau SERP.
Menggunakan kata
kunci yang jumlah pencariannya lebih dari satu juta akan membuat blogger kalah dalam persaingan. Begitu
pula dengan kata kunci yang dipakai website-website otoritas (seperti:
Wikipedia) dan memiliki page authority serta
domain authority lebih dari 50.
Kesimpulannya, blogger harus memilih kata kunci yang
jumlah pencariannya tinggi dengan tingkat persaingan rendah supaya dapat
meningkatkan traffic website. Khusus
untuk website baru, sebaiknya menggunakan kata kunci yang panjang, sebab
umumnya kata kunci pendek (short keyword)
sudah dipakai website-website yang memiliki reputasi di SERP (umur lebih tua,
terkenal dan jumlah backlink banyak).
Namun, pastikan kata kunci tersebut relevan dan sudah diteliti dengan baik
sebelum dieksekusi.




No comments:
Post a Comment
Apabila Ada Link / Gambar yang Rusak, Kritik, Saran dan Lain-lain Sampaikan Kepada Saya Dengan Cara Berkomentar di Bawah Ini...
Apabila Ada Pertanyaan yang sangat penting bisa langsung mention ke twtter ane @NizarKW ..
Pengunjung Yang Baik Adalah Pengunjung yang Berkomentar Dengan Kata-kata Yang Baik Dan Sopan...