Kenali Backlink yang Bisa Berdampak Negatif Bagi Webblog Anda!

Link building memang bagus, tapi tentunya tidak semua kategori link building dinilai bagus. Sebelum berlanjut ke pembahasan selanjutnya, ada baiknya saya ingatkan anda terlebih dulu mengenai link building ini. Tentuya link building sangat erat kaitannya dengan banklink. Jadi, link building merupakan cara untuk mendapatkan banklink itu sendiri dari webblog lain ke webblog anda.

Baik, mari kita kembali. Seperti yang saya katakan tadi bahwa link builing tidak akan selamanya bisa berdampak baik bagi webblog anda. Kenapa? Jawabannya sederhana, karena mesin pencari telah meng-upgrade teknologi mereka lagi. Sehingga mereka menjadi lebih pintar mengenali backlink, dan yang mereka mau adalah backlink yang berkualitas.

Tak peduli seberapa besar kuantitasnya, kualitas tetap utama. Sungguh, meski anda memiliki ribuan backlink menuju webblog anda, tetapi kalau link buildingnya merupakan cara yang diharamkan maka yang anda dapatkan hanya kehancuran. Dan berantakan. Semua sia-sia.

Seberapa banyak backlink yang harus anda dapatkan untuk bisa menempati tempat ter-prestise yang menjadi incaran dan rebutan bagi sekian juta blogger, yaitu (apalagi kalau bukan) Page One Google?

Saya kasih tahu, sebenarnya yang anda perlukan hanya 1-3 baclink saja!! Wow! Apa saya bercanda? Tidak, sungguh, saya juga tidak ingin mempermainkan anda, percayalah! Kalau anda tidak mau webblog anda mengalami nasib seperti ini :
 Apa yang terjadi pada webblog tersebut? Mendapat penalty dari Google. Kasihan..

Tapi, meski hal tersebut juga berlaku syarat dan ketentuan tertentu, tidak bisa sembarangan backlink yang masuk kategori 1-3 itu. Jadi backlink yang seperti apa? Backlink yang diperlukan dan dianggap keberadaannya oleh para mesin pencari adalah backlink yang berkualitas. Berkualitas disini dalam artian natural / alami.

Untuk itu, maka cara-cara haram harus anda eliminasi. Apa saja yang termasuk cara haram itu?
  • Menuliskan komentar spam secara massal pada webblog orang lain
  • Guest blog secara massal
  • Redirect 
  • Memanfaatkan jasa backlink generator dll
  • Menjadi guest pada webblog yang memiliki kualitas rendah
  • Melakukan spam comment pada forum  
  • Dsb..

Cara ini sebenarnya masih work dan aman digunakan sebelum tahun 2012. Namun, setelah itu, mesin pencari menerapkan kebijakan baru yang lebih upgrade demi memfilter dan meranking konten-konten yang ada.

Tapi, masalahnya..


Konten apapun itu yang berasal dari sebelum sampai tahun 2012 tetap ada di dunia maya, bahkan pelajaran tentang backlink ini pun masih akan anda temukan pada banyak webblog lainnya. Bahkan meski sekolah internet berbayar sekalipun. Padahal, teknik curang seperti ini sudah tidak akan bekerja lagi pada tahun-tahun belakangan ini. Kalau tidak maka webblog anda akan bernasib sama dengan webblog di atas tadi.

Jadi bagaimana solusinya?


Simple, anda membuat konten berkualitas, promosikan pada webblog-webblog lain (yang kualitasnya di atas webblog anda), pemilik webblog dengan sukarela merekomendasikan konten anda pada webblognya.

Sulit?


Ya, tapi hasilnya pun lebih dihargai, anda pilih mana?

Sedikit, dihargai sehingga traffik meningkat, no more risk

Banyak, tidak dihargai sehingga tak membuahkan traffik, high risk

Keputusan berada di tangan anda.

1 comment:

  1. setuju sekali kualitas backlink lebih penting dari pada kuantitas

    ReplyDelete

Apabila Ada Link / Gambar yang Rusak, Kritik, Saran dan Lain-lain Sampaikan Kepada Saya Dengan Cara Berkomentar di Bawah Ini...

Apabila Ada Pertanyaan yang sangat penting bisa langsung mention ke twtter ane @NizarKW ..

Pengunjung Yang Baik Adalah Pengunjung yang Berkomentar Dengan Kata-kata Yang Baik Dan Sopan...